Walaupun batik sebenarnya merupakan teknik pembuatan kain dengan menggunakan malam (lilin) untuk menghiasnya, banyak masyarakat awam mengenal batik sebagai kain dengan corak dan motif yang khas. Namun, tak banyak orang yang tahu tentang perbedaan kedua itu.

Perbedaan batik dan kain bermotif batik terdapat pada cara membatik. Kain bermotif batik merupakan batik yang dibuat dengan menggunakan mesin printing. Biasanya di pasar di sebut sebagai batik printing atau printed batik. Sedangkan, untuk kain batik, biasanya dibuat dengan cara manual. Cara manual ini seperti teknik canting tulis ataupun teknik batik cap. Teknik canting tulis adalah cara membatik dengan menggambar manual, dan teknik canting tulis ini hanya ada di pulau Jawa. Sedangkan untuk teknik batik cap, cara membatiknya mirip seperti stempel, namun masih memerlukan canting cap.

Karena pembuatan kain batik menggunakan cara manual, biasanya batik yang dihasilkan “tidak sempurna”. Misalnya, ada perbedaan antar motif atau besar kecilnya garis dan titik. Sementara kain motif batik yang dibuat dengan mesin, hasilnya tidak ada cacat sama sekali.

Cara membedakannya adalah selain kurang konsistennya bentuk motif batik dalam kain batik, di bagian belakang kain terlihat sisa-sisa pengerjaan. Sisa-sisa pengerjaan ini seperti warna tembus, dan sebagainya. Tentu saja ini tidak bisa ditemukan pada kain bermotif batik hasil printing. Untuk harga, biasanya batik printing lebih murah daripada kain batik secara manual.

Batik memang sangatlah tradisional, namun warisan budaya yang berharga. Lahir dari Jawa, dari rangkaian kata amba yang berarti menggambar, serta tik, dari kata titik. Definisi ini diambil dari sebuah kesepakatan Konvensi Batik Internasional, Yogyakarta, tahun 1997.

Batik nusantara dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit. Semisal, pola batik dapat ditemukan pada arca Prajnaparamita. Dalam detil pakaian arca Prajnaparamita, terlihat pola sulur tumbuhan dan bunga yang mirip dengan pola batik tradisional Jawa. Karena kerumitan pola pada arca ini, menurut peneliti, canting sudah ditemukan sejak abad ke-13.

Nah, setelah tahu perbedaan kain batik dengan kain bermotif batik atau printed batik, mana yang Anda pilih?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *