Batik khas Banyuwangi sangatlah berbeda dengan batik-batik yang lain. Batik-batik Banyuwangi merupakan suara aspirasi rakyat. Pada batik Banyuwangi, warna-warna batik dan corak Batik yang dibuat sangat berani dan tegas jika dibandingkan dengan batik yang lainnya. Batik khas Banyuwangi adalah murni karya kreatifitas masyarakat.

Biasanya, batik-batik yang dihasilkan merupakan motif dari kerajaan. Namun, Banyuwangi tidak. Batik khas Banyuwangi yang dihasilkan adalah murni karya suku Using. Motif batik yang menjadi koridor batik pesisir ini murni dari apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan oleh rakyat. Bahkan, bahan pewarna yang dipilih pun berasal dari bahan-bahan alam yang dekat dengan mereka.

Meskipun batik Banyuwangi berasal dari rakyat, batik-batik Banyuwangi masih lekat dengan Kerajaan Mataram. Saat era kerajaan Mataram, batik Banyuwangi pun muncul. Tapi, karena sifat rakyat Using yang tidak mau terkekang, mereka pun membawa pengalaman mereka membatik, memelajari batik lebih dalam, dan mengajarkannya pada orang sekitar. Lalu, suku Using ini membuat motif khas mereka sendiri.

Motif Banyuwangi memiliki motif yang memiliki filosofi serta kisah rakyat Banyuwangi. Motif Gajah Uling, motif pertama batik Banyuwangi merupakan bentuk dari ujung tombak milik prajurit Blambangan. Tak hanya itu, motif ini merupakan simbol akan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Bahkan, konon katanya, bagi suku Using, motif batik ini bisa menenangkan anak-anak bayi yang tengah menangis. Seiring berjalannya waktu, muncullah batik Kangkung Stingkes. Kangkung, tanaman ini sangat populer di Banyuwangi dan menjadi konsumsi sehari-hari suku Using. Tentu saja motif ini memiliki filosofi. Yakni, “setingkes”, atau “disatukan”.

Kini, terdapat 22 motif pakem batik yang tercatat dan tersimpan di Museum Budaya Banyuwangi. Motif-motif ini biasanya menjadi tema besar festival fashion bergengsi di Banyuwangi, Banyuwangi Batik Festival. 22 motif ini kini berkembang hingga 62 motif. Namun, karena filosofi tentang Batik, kemungkinan besar nanti bahwa motif yang diciptakan akan menggambarkan Banyuwangi.

Apakah Anda siap untuk melihat batik-batik yang menggambarkan Kawah Ijen, Pulau Merah, dan tempat wisata-wisata yang ada di Banyuwangi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *