Motif batik kopi pecah, motif batik yang sangat populer di Banyuwangi. Motif batik ini pernah menjadi tema besar dalam Banyuwangi Batik Festival (BBF) di tahun 2017. Motif yang menyerupai biji kopi pecah yang tersebar dalam kotak ini, ternyata memiliki makna yang filosofis.

Motif Kopi pecah yang klasik ini memiliki makna pengorbanan. Dalam menikmati kopi yang enak, biji kopi harus mengalami proses yang cukup panjang. Salah satu proses ini adalah harus dipecah atau dihancurkan. Kopi harus dihancurkan sebelum dinikmati untuk mengeluarkan aroma dan rasa yang khas.

Tak hanya itu, kopi juga menjadi salah satu komoditas unggulan Banyuwangi. Inilah yang membuat Banyuwangi populer dengan kopinya yang enak. Saat ini, kebun kopi di Banyuwangi dapat ditemui dimana-mana. Terdapat 10.833 hektar kebun yang dikelola swasta ataupun dikelola oleh petani di tahun 2017.

Dalam fashion, motif kopi pecah ini menjadi favorit para fashionista. Motif ini mudah di mix and match dengan apapun karena kelembutan motifnya dibandingkan motif-motif batik lainnya. Selain itu, motif ini memiliki keuntungan saat didesain karena bisa mengikuti lekuk tubuh.

Motif kopi pecah yang mirip motif kawung ini sangatlah pas untuk dipakai. Ketika didesain, motif ini bisa diletakkan di pinggang, di lengan, atau di bagian mana pun saja. Tak hanya itu, kopi pecah pun bisa dimodifikasi dengan dicampur dengan motif batik lain seperti gajah uling dan lainnya dalam satu lembar kain batik.

Kini terdapat 22 motif batik yang tercatat dan tersimpan di Museum Budaya Banyuwangi. Masing-masing motif ini memiliki makna serta ciri khas tersendiri. Masing-masing motif batik ini telah menjadi tema besar untuk festival batik ternama di Banyuwangi, Banyuwangi Batik Festival yang telah diadakan sejak tahun 2013. Motif-motif batik yang tersimpan di Museum Budaya Banyuwangi tak hanya kopi pecah, yakni Gajah Uling, Kangkung Setingkes, Gedekan, dan sebagainya.

Dari kisah diatas apakah Anda menyukai motif batik kopi pecah? Ataukah ada ragam motif batik yang masih menjadi favorit Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *